Hari Istimewa Bagi Keturunan Nabi Muhammad SAW
Hari Istimewa Bagi Keturunan Nabi Muhammad SAW
Hari ini adalah Hari Kelahiran (Maulid) Sang Guru Agung.
Hari Jum'at Legi, tanggal 1 September 1944 M, atau 14 Romadhon 1363 H.
Dalam ukuran bumi, umur beliau 71 tahun. Dalam satuan bulan umur beliau 73
tahun. Lebih diperinci lagi, umur di Mercury nya 294 tahun. Di Venus 115 tahun.
Di Mars 37 tahun. Jupiter 6 tahun. Saturnus 2.5 tahun. Uranus 0.85 tahun. Neptun
0.43 tahun. Dan dalam ukuran Planet Pluto berumur 0.29 tahun.
2 tahun sebelum kelahirannya, hadir Sang Buyut beliau secara ruhiyyah, Syaikh
Muhammad Kahfi kehadapan ibunda beliau. Memberi kabar gembira akan hadirnya
seorang anak laki-laki yang akan menjadi Pewaris dan Penjaga Kalimat Suci,
seraya memberi pesan agar kelak sang bayi ini dinamai "Abdul Ghaost".
Sang Ayah, Kyai Muhammad Ibrohim, menambahi nama "Muhammad" di depan nama "Abdul
Ghaost" saat beliau lahir secara fisik di dunia ini.
Sang Guru, Syaikh Ahmad Shohibul Wafa Tajul Arifin, Abah Anom, memberi tambahan
nama kepada murid sekaligus sang penerus estafet kemursyidannya ini dengan
"Saifulloh Maslul".
Anak turun ke 19 dari Tuan Syekh Abdul Qodir Al Jailani, Syekh Hisyamuddin Al
Jailani, memberi gelar "Al Qodiri".
Anak turun Tuan Syekh Abdul Qodir Al Jailani, Syekh Afifuddin Al Jailani,
memberi gelar "An Naqsyabandi".
Anak turun Tuan Syekh Abdul Qodir Al Jailani, Syekh Ahmad Fadhil Al Jailani,
memberi gelar "Al Kamil- Mukammil".
Maka tersusunlah nama beliau :
"Muhammad Abdul Ghaos Saifulloh Al Maslul Al Qodiri An Naqsyabandi Al Kamil
Mukammil".
******
Sekarang mari nikmati perhitungan Hisab Jumali untuk nama mulia beliau ini :
- Nama beliau "Muhammad Abdul Ghaots Saifulloh Al Maslul" :
محمد عبد الغوث سيف الله المسلول
Nama ini jika di hitung dengan Hisab Jumali total nilainya adalah 2118. Dan jika
di Tajfirkan menjadi 2+1+1+8 = 12.
- Nama beliau Abah "Ghaots" :
غوث
Nama ini nilainya berdasarkan Hisab Jumali berjumlah 1506. Dan jika di Tajfir
menjadi 1+5+0+6 = 12.
- Nama panggilan kesayangan Syaikh Ahmad Shohibul Wafa' Tajul 'Arifin (Abah Anom
r.a.) kepada murid andalan sekaligus pelanjut otoritas kemursyidannya adalah
(Abah) "Aos" :
ٲوث
Nama cinta ini bernilai 507. Di Tajfirkan menjadi 5+0+7 = 12.
Lihatlah betapa seimbangnya seluruh nama Beliau. Muhammad Abdul Ghaots Saifulloh
Al Maslul - Abah Ghaots - Abah Aos, semua bernilai 12. Tidak mudah membuat
persamaan nilai nama seperti ini kalau bukan semua itu adalah hasil Goresan-Nya,
yang jauh masa sudah dipersiapkan oleh Dia Yang Maha Pengatur, Alloh swt.
Beliau sudah dipersiapkan untuk membawa, mengajarkan, membimbing, menanamkan
kalimat suci Tauhid "Laa Ilaaha Illalloh" :
لا اله الا الله
Kalimat suci ini ternyata terdiri dari 12 huruf.
Dan Kalimat Tauhid ini pun berdasar Hisab Jumali bernilai 165, yang bila di
Tajfir menjadi : 1+6+5 = 12 !!.
Itu adalah satu dari dua zikir yang beliau tanamkan dan ajarkan kepada umat di
zaman ini. Zikir keduanya adalah Zikir Ismu Zat, yang ditanam di hati, di dua
jari dibawah susu kiri kita, yakni "Alloh".
الله
Berdasar nilai Hisabnya, Nama Maha Agung ini bernilai 66, yang bila di Tajfirkan
menjadi : 6+6 = 12
Dimana 'Kendaraan dan jalannya' itu bernama Thoriqotul Qodiriyyah
An-Naqsyabandiyah (TQN).
طريقة القادرية النقشبندية
Nama tersebut nilai Hisabnya berjumlah 1227, yang jika di Tajfirkan menjadi.:
1+2+2+7= 12.
*****
Ada doa dalam al Qur'an yang punya nilai historis sendiri antara beliau dengan
Abah Anom serta dengan kita semua sebagai Para Pengamal, Pengaman dan Pelestari
TQN PP Suryalaya.
Doa dalam Al Qur'an surat Al Baqoroh ayat 250 :
رَبَّنَا أَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرًا
وَثَبِّتْ أَقْدَامَنَا وَانصُرْنَا عَلَى
الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ
Doa Panglima Tholut ini menjadi bagian dari doa-doa yang selalu dibaca baik
setelah Khotaman ataupun setelah zikir Sholat Subuh.
Beberapa kali beliau memaklumatkan kepada kita semua untuk mengamalkan doa ini
secara khusus. Terakhir adalah maklumat beliau di Masjid Istiqlal Jakarta 22
Agustus 2015.
Bersamaan dengan Dirgahayu RI ke-70 dan kondisi ketahanan negara yang semakin
tergerogoti, maka beliau maklumatkan doa ini untuk dibaca sebanyak 9 kali setiap
selesai Sholat Sunnah Daf'il Bala' waktu Isya, selama 49 hari. Khusus untuk
Ketahanan Nasional NKRI, untuk Kejayaan Agama dan Negara serta untuk Peradaban
Dunia.
Dan memang tidak ada yang kebetulan jika doa itu bernilai Hisabiyyah 4170, yang
jika di tajfir menjadi 4+1+7+0= 12. Angka yang sama dengan angka nama beliau,
yang sama juga dengan nama Agung "Alloh" dan Kalimat Suci "Laa ilaaha illalloh".
*****
Bahkan bilangan 9 dalam pengulangan doa dalam sehari, juga bilangan 49 malam
waktu doa ini dilaksanakan, adalah sesuatu yang memang sudah diatur oleh Sang
Maha Pengatur, Alloh swt.
Apa itu angka 9? Banyak interpretasi tentang angka ini dari para Ahli
Numeorologi. Satu diantaranya adalah bahwa angka 9 merupakan angka tertinggi,
terbesar. Tidak ada lagi angka lain setelah angka 9. Contoh, angka 10. Angka ini
adalah paduan dari angka 1 dan 0. Angka 45, ia merupakan gabungan dari angka 4
dan 5, begitu seterusnya. Angka-angka itu berada sebelum angka 9.
Namun angka 9 mempunyai kaitan langsung dengan Jumlah Hisabiyyah nama "Ma'had
Suryalaya"
معهد سريالايا
Nama Ma'had Suryalaya dalam hitungan Hisab Jumali bernilai 432, yang bila di
Tajfir menjadi : 4+3+2 = 9.
*****
Lalu apa arti angka 49? Yang dijadikan sebagai batas maklumat ini dilaksanakan?
49 adalah jumlah huruf dalam doa yang dimaklumatkan ini :
رَبَّنَا أَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرًا
وَثَبِّتْ أَقْدَامَنَا وَانصُرْنَا عَلَى
الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ
49 adalah angka yang jika dialihkan ke huruf menjadi : MIM (40) dan Tho' (9).
Maka 49 dalam bahasa huruf dibaca menjadi : Tho-Mim. Apa arti Tho-Mim ini? THO
adalah nama depan Tholut, sang panglima perang pembaca doa. MIM adalah nama
depan Muhammad Abdul Ghaos Saifulloh Al Maslul !!! Kedua nama ini jauuh hari
sudah 'dipertemukan' oleh sang guru agung Abah Anom qs.
*****
Kalau kemudian kita tambahkan seluruh bilangan-bilangan yang terkait dengan
Maklumat Abah, maka akan menghasilkan hitungan seperti ini :
* Jumlah Hari Maklumat + Jumlah bilangan doa + Nilai Tajfir doa = Umur Indonesia
Merdeka.
( 49 + 9 + 12 = 70).
Yah..70 adalah usia Indonesia merdeka, di usia Indonesia saat ini, Sayyid Abah
Aos memberi maklumat tersebut untuk Ketahanan Nasional NKRI, untuk Kejayaan
Agama dan Negara serta untuk Peradaban Dunia.
*****
Selamat Maulid Abah, saya yang hanya debu ditelapak kaki engkau, hanya mohon
ridho-mu, mohon perkenan-mu, mohon diakui sebagai murid dunia-akhiratmu...
اَللَّهُمَّ اَلسَّلاَمُ عليك يا مالك
الزمان ويا امام المكان ويا قائمُ بٲمر
الرحمن ويا وارث الكتاب ويا نائبَ رسول الله
صلى الله عليه وسلم يا مَن مِن السماء والارض
عائدتُه يا من اهلُ وقته كُلُّهم عائلتُه يا
من ينزلُ الغيثُ بدعوته ويذُرّ الضرعُ ورحمة
الله وبركاته، الفاتحة..
(Radio Dalam, 1-9-2015)
[Irfan Zidny ~ Laila Fajriyah ; Nabilah Zahiyyah ~ Emha Favian Zidny ~ Afnan
Naula Zidny].
Irfan Zidny
Hari ini adalah Hari Kelahiran (Maulid) Sang Guru Agung.
Hari Jum'at Legi, tanggal 1 September 1944 M, atau 14 Romadhon 1363 H.
Dalam ukuran bumi, umur beliau 71 tahun. Dalam satuan bulan umur beliau 73
tahun. Lebih diperinci lagi, umur di Mercury nya 294 tahun. Di Venus 115 tahun.
Di Mars 37 tahun. Jupiter 6 tahun. Saturnus 2.5 tahun. Uranus 0.85 tahun. Neptun
0.43 tahun. Dan dalam ukuran Planet Pluto berumur 0.29 tahun.
2 tahun sebelum kelahirannya, hadir Sang Buyut beliau secara ruhiyyah, Syaikh
Muhammad Kahfi kehadapan ibunda beliau. Memberi kabar gembira akan hadirnya
seorang anak laki-laki yang akan menjadi Pewaris dan Penjaga Kalimat Suci,
seraya memberi pesan agar kelak sang bayi ini dinamai "Abdul Ghaost".
Sang Ayah, Kyai Muhammad Ibrohim, menambahi nama "Muhammad" di depan nama "Abdul
Ghaost" saat beliau lahir secara fisik di dunia ini.
Sang Guru, Syaikh Ahmad Shohibul Wafa Tajul Arifin, Abah Anom, memberi tambahan
nama kepada murid sekaligus sang penerus estafet kemursyidannya ini dengan
"Saifulloh Maslul".
Anak turun ke 19 dari Tuan Syekh Abdul Qodir Al Jailani, Syekh Hisyamuddin Al
Jailani, memberi gelar "Al Qodiri".
Anak turun Tuan Syekh Abdul Qodir Al Jailani, Syekh Afifuddin Al Jailani,
memberi gelar "An Naqsyabandi".
Anak turun Tuan Syekh Abdul Qodir Al Jailani, Syekh Ahmad Fadhil Al Jailani,
memberi gelar "Al Kamil- Mukammil".
Maka tersusunlah nama beliau :
"Muhammad Abdul Ghaos Saifulloh Al Maslul Al Qodiri An Naqsyabandi Al Kamil
Mukammil".
******
Sekarang mari nikmati perhitungan Hisab Jumali untuk nama mulia beliau ini :
- Nama beliau "Muhammad Abdul Ghaots Saifulloh Al Maslul" :
محمد عبد الغوث سيف الله المسلول
Nama ini jika di hitung dengan Hisab Jumali total nilainya adalah 2118. Dan jika
di Tajfirkan menjadi 2+1+1+8 = 12.
- Nama beliau Abah "Ghaots" :
غوث
Nama ini nilainya berdasarkan Hisab Jumali berjumlah 1506. Dan jika di Tajfir
menjadi 1+5+0+6 = 12.
- Nama panggilan kesayangan Syaikh Ahmad Shohibul Wafa' Tajul 'Arifin (Abah Anom
r.a.) kepada murid andalan sekaligus pelanjut otoritas kemursyidannya adalah
(Abah) "Aos" :
ٲوث
Nama cinta ini bernilai 507. Di Tajfirkan menjadi 5+0+7 = 12.
Lihatlah betapa seimbangnya seluruh nama Beliau. Muhammad Abdul Ghaots Saifulloh
Al Maslul - Abah Ghaots - Abah Aos, semua bernilai 12. Tidak mudah membuat
persamaan nilai nama seperti ini kalau bukan semua itu adalah hasil Goresan-Nya,
yang jauh masa sudah dipersiapkan oleh Dia Yang Maha Pengatur, Alloh swt.
Beliau sudah dipersiapkan untuk membawa, mengajarkan, membimbing, menanamkan
kalimat suci Tauhid "Laa Ilaaha Illalloh" :
لا اله الا الله
Kalimat suci ini ternyata terdiri dari 12 huruf.
Dan Kalimat Tauhid ini pun berdasar Hisab Jumali bernilai 165, yang bila di
Tajfir menjadi : 1+6+5 = 12 !!.
Itu adalah satu dari dua zikir yang beliau tanamkan dan ajarkan kepada umat di
zaman ini. Zikir keduanya adalah Zikir Ismu Zat, yang ditanam di hati, di dua
jari dibawah susu kiri kita, yakni "Alloh".
الله
Berdasar nilai Hisabnya, Nama Maha Agung ini bernilai 66, yang bila di Tajfirkan
menjadi : 6+6 = 12
Dimana 'Kendaraan dan jalannya' itu bernama Thoriqotul Qodiriyyah
An-Naqsyabandiyah (TQN).
طريقة القادرية النقشبندية
Nama tersebut nilai Hisabnya berjumlah 1227, yang jika di Tajfirkan menjadi.:
1+2+2+7= 12.
*****
Ada doa dalam al Qur'an yang punya nilai historis sendiri antara beliau dengan
Abah Anom serta dengan kita semua sebagai Para Pengamal, Pengaman dan Pelestari
TQN PP Suryalaya.
Doa dalam Al Qur'an surat Al Baqoroh ayat 250 :
رَبَّنَا أَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرًا
وَثَبِّتْ أَقْدَامَنَا وَانصُرْنَا عَلَى
الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ
Doa Panglima Tholut ini menjadi bagian dari doa-doa yang selalu dibaca baik
setelah Khotaman ataupun setelah zikir Sholat Subuh.
Beberapa kali beliau memaklumatkan kepada kita semua untuk mengamalkan doa ini
secara khusus. Terakhir adalah maklumat beliau di Masjid Istiqlal Jakarta 22
Agustus 2015.
Bersamaan dengan Dirgahayu RI ke-70 dan kondisi ketahanan negara yang semakin
tergerogoti, maka beliau maklumatkan doa ini untuk dibaca sebanyak 9 kali setiap
selesai Sholat Sunnah Daf'il Bala' waktu Isya, selama 49 hari. Khusus untuk
Ketahanan Nasional NKRI, untuk Kejayaan Agama dan Negara serta untuk Peradaban
Dunia.
Dan memang tidak ada yang kebetulan jika doa itu bernilai Hisabiyyah 4170, yang
jika di tajfir menjadi 4+1+7+0= 12. Angka yang sama dengan angka nama beliau,
yang sama juga dengan nama Agung "Alloh" dan Kalimat Suci "Laa ilaaha illalloh".
*****
Bahkan bilangan 9 dalam pengulangan doa dalam sehari, juga bilangan 49 malam
waktu doa ini dilaksanakan, adalah sesuatu yang memang sudah diatur oleh Sang
Maha Pengatur, Alloh swt.
Apa itu angka 9? Banyak interpretasi tentang angka ini dari para Ahli
Numeorologi. Satu diantaranya adalah bahwa angka 9 merupakan angka tertinggi,
terbesar. Tidak ada lagi angka lain setelah angka 9. Contoh, angka 10. Angka ini
adalah paduan dari angka 1 dan 0. Angka 45, ia merupakan gabungan dari angka 4
dan 5, begitu seterusnya. Angka-angka itu berada sebelum angka 9.
Namun angka 9 mempunyai kaitan langsung dengan Jumlah Hisabiyyah nama "Ma'had
Suryalaya"
معهد سريالايا
Nama Ma'had Suryalaya dalam hitungan Hisab Jumali bernilai 432, yang bila di
Tajfir menjadi : 4+3+2 = 9.
*****
Lalu apa arti angka 49? Yang dijadikan sebagai batas maklumat ini dilaksanakan?
49 adalah jumlah huruf dalam doa yang dimaklumatkan ini :
رَبَّنَا أَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرًا
وَثَبِّتْ أَقْدَامَنَا وَانصُرْنَا عَلَى
الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ
49 adalah angka yang jika dialihkan ke huruf menjadi : MIM (40) dan Tho' (9).
Maka 49 dalam bahasa huruf dibaca menjadi : Tho-Mim. Apa arti Tho-Mim ini? THO
adalah nama depan Tholut, sang panglima perang pembaca doa. MIM adalah nama
depan Muhammad Abdul Ghaos Saifulloh Al Maslul !!! Kedua nama ini jauuh hari
sudah 'dipertemukan' oleh sang guru agung Abah Anom qs.
*****
Kalau kemudian kita tambahkan seluruh bilangan-bilangan yang terkait dengan
Maklumat Abah, maka akan menghasilkan hitungan seperti ini :
* Jumlah Hari Maklumat + Jumlah bilangan doa + Nilai Tajfir doa = Umur Indonesia
Merdeka.
( 49 + 9 + 12 = 70).
Yah..70 adalah usia Indonesia merdeka, di usia Indonesia saat ini, Sayyid Abah
Aos memberi maklumat tersebut untuk Ketahanan Nasional NKRI, untuk Kejayaan
Agama dan Negara serta untuk Peradaban Dunia.
*****
Selamat Maulid Abah, saya yang hanya debu ditelapak kaki engkau, hanya mohon
ridho-mu, mohon perkenan-mu, mohon diakui sebagai murid dunia-akhiratmu...
اَللَّهُمَّ اَلسَّلاَمُ عليك يا مالك
الزمان ويا امام المكان ويا قائمُ بٲمر
الرحمن ويا وارث الكتاب ويا نائبَ رسول الله
صلى الله عليه وسلم يا مَن مِن السماء والارض
عائدتُه يا من اهلُ وقته كُلُّهم عائلتُه يا
من ينزلُ الغيثُ بدعوته ويذُرّ الضرعُ ورحمة
الله وبركاته، الفاتحة..
(Radio Dalam, 1-9-2015)
[Irfan Zidny ~ Laila Fajriyah ; Nabilah Zahiyyah ~ Emha Favian Zidny ~ Afnan
Naula Zidny].
Irfan Zidny

0 Response to "Hari Istimewa Bagi Keturunan Nabi Muhammad SAW"
Post a Comment